Peran Orang Tua dan
Lembaga Pendidikan dalam Mengatasi perilaku siswa atau mahasiswa yang semakin
Anarkis
·
Contoh
Kasus 1 :
§ Contoh
kasus yang pertama ini saya ambil dari
kejadian yang baru-baru ini terjadi yaitu tawuran di kalangan pelajar.Seperti
yang sudah kita ketahui beberapa waktu yang lalu sempat terjadi tawuran di
kalangan pelajar di sebuah sekolah menengah atas yang cukup terkenal.Tawuran
yang terjadi di kalangan remaja mengakibatkan satu siswa yang meninggal dunia.
·
Tanggapan
:
§ Tawuran
di kalangan pelajar ini tidak semata-mata tanggung jawab dari pihak sekolah
saja,namun juga dari pihak orang tua.Hal ini dikarenakan pendidikan tidak hanya
ilmu yang dipelajari dari sekolah saja,tetapi juga dari lingkungan keluarga
yang mengajarkan anak-anak untuk bisa bertanggung jawab dalam setiap
tindakannya.
·
Saran
:
§ Dari pihak sekolah :
Ø Sebaiknya
dari pihak sekolah sedikit memperketat kedisiplinan dan memberikan waktu luang
bagi siswa atau siswi dengan berbagai kegiatan kesiswaan yang bersifat
membangun jati diri siswa kea rah yang positif.
§ Dari pihak orang tua :
Ø Sebaiknya
orang tua menanamkan sifat terbuka pada keluarga sejak dini.Ini di harapkan
agar anak menjadi terbuka untuk setiap masalah nya dan mencari solusi yang
positif untuk setiap permasalahan.Hal ini juga sangat bermafaat bagi orang
tua,karena dapat mengawasi pergaulan anaknya.
·
Contoh
kasus 2 :
§ Pada
contoh kasus yang kedua ini juga saya ambil dari kasus yang baru-baru ini di
terjadi mengenai penculikan siswi di suatu sekolah menengah pertama (SMP)
dengan modus dijadikan artis.
·
Tanggapan
:
§ Dapat
kita lihat dalam kasus penculikan ini,bahwa pengawasan dari orang tua sangat
lemah.Akibat lemahnya pengawasan dari orang tua dan rendahnya kepercayaan dari
anak tersebut,sehingga tanpa berdiskusi dengan orang tuanya,maka anak tersebut
akan memilih untuk mengambil keputusan dengan jalan pikirannya sendiri.
·
Saran
:
§ Sebaiknya
orang tua menjadi tempat berkeluh kesah dan berbagi pendapat bagi
anaknya.Terkadang kesibukkan orang tua menjadikan orang tua sedikit tidak
peduli terhadap perkembangan anak.Hal ini dapat menjadikan si anak memupuk
ketidakpercayaan terhadap orang tua bahkan terhadap dirinya sendiri.Disini
kepedulian orang tua sangat di tuntut,terlebih ketika anak mempunyai rasa ingin
tahu yang lebih,sehingga anak menjadikan orang tua salah satu tempat untuk
berbagi pendapat.Dari pihak sekolahpun juga di tuntut bukan hanya mengajarkan
ilmu pasti saja,melainkan juga melatih kepribadian anak agar anak tersebut bisa
memilih dan menjadi bijak atas apa yang sudah dipilih.
No comments:
Post a Comment