D. Manfaat struktur
fungsional dan struktur divisional
Manfaat
struktur fungsional dan struktur divisional :
·
Fungsionalisme struktural adalah sebuah
sudut pandang luas dalam sosiologi dan antropologi yang berupaya menafsirkan
masyarakat sebagai sebuah struktur dengan bagian-bagian yang saling
berhubungan.
·
Teori fungsionalisme struktural adalah
suatu bangunan teori yang paling besar pengaruhnya dalam ilmu sosial di abad
sekarang. Tokoh-tokoh yang pertama kali mencetuskan fungsional yaitu August
Comte, Emile Durkheim dan Herbet Spencer.
·
Teori struktural fungsional berkaitan
erat dengan sebuah struktur yang tercipta dalam masyarakat. Struktural –
fungsional, yang berarti struktur dan fungsi. Artinya, manusia memiliki peran
dan fungsi masing – masing dalam tatanan struktur masyarakat.
·
Pemikiran structural fungsional sangat
dipengaruhi oleh pemikiran biologis yaitu menganggap masyarakat sebagai
organisme biologis yaitu terdiri dari organ-organ yang saling ketergantungan,
ketergantungan tersebut merupakan hasil atau konsekuensi agar organisme
tersebut tetap dapat bertahan hidup.
·
Dalam struktur organisasi fungsional,
setiap manajer yang mempunyai spesialisasi fungsional menggantikan tempat dan
peranan si pemilik perusahaan. Transisi
menuju spesialisasi ini membutuhkan sebuah perubahan substansial dalam gaya
manajemen pimpinan perusahaan. Sebagai organisasi yang menumbuhkan dan mengembangkan sejumlah produk
dan pasar yang berkaitan, struktur organisasi ini secara teratur berubah untuk
merefleksikan spesialisasi yang lebih besar.
E. Kerugian struktur
fungsional dan struktur divisional
Struktur organisasi
fungsional ini mempunyai beberapa
kelebihan, antara lain:
a)
Efisiensi melalui spesialisasi
b)
Komunikasi dan jaringan keputusannya
relatif sederhana
c)
Mempertahankan tingkat pengendalian
strategi pada level manajemen puncak
d)
Mempermudah pengukuran output dan hasil
dari setiap fungsi
Sedangkan kekurangan
dari struktur organisasi fungsional adalah:
a)
Dapat mendorong timbulnya persaingan dan
konflik antar fungsi
b)
Mengakibatkan sulitnya koordinasi di
antara bidang-bidang fungsional
c)
Dapat menyebabkan tingginya biaya
koordinasi antar fungsi
d)
Identifikasi karyawan dengan kelompok
spesialis dapat membuat perubahan menjadi sulit
Dalam
struktur organisasi divisional, manajer divisi dapat mengembangkan strategi
untuk masing-masing divisinya dan mungkin saja mereka menghadapi persaingan
yang berbeda dengan divisi lainnya sehingga strategi yang ditempuh mungkin juga
berbeda dengan divisi lainnya. Pada organisasi divisional, divisi-divisi
tersebut dapat menjadi tempat yang baik untuk melatih para manajer muda. Selain
itu juga merupakan tempat yang baik
dalam mengembangkan intuisi kewiraswastaan serta meningkatkan sejumlah
pusat inisiatif dalam suatu perusahaan.
Struktur Divisional
Sebagaimana
struktur organisasi yang lain, struktur organisasi divisional ini juga mempunyai beberapa kelebihan dan kekurangan.
Adapun kelebihan struktur organisasi
divisional antara lain:
a) Koordinasi
antar fungsi menjadi lebih mudah dan cepat
b) Mempunyai
fleksibilitas pada struktur perusahaan
c) Spesialisasi
pada setiap divisi dapat dipertahankan
d) Kesempatan
karir lebih terbuka
Sedangkan
kekurangan struktur organisasi
divisional antara lain:
a) Mengkibatkan
turunnya komunikasi antara spesialisasi funsional
b) Sangat
potensial untuk menimbulkan persaingan antar
divisi
c) Pendelegasian
yang besar dapat menimbulkan masalah
Sumber :
Samuel C. Certo & J.Paul Peter, Strategic
Management, McGraw-Hill, 1990, p.125.
http://id.wikipedia.org/wiki/Fungsionalisme_struktural
http://filsafat.kompasiana.com/2013/04/15/teori-struktural-fungsional--546379.html
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ekma5309/fproses_certob2.htm
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ekma5309/fproses_certob3.htm
No comments:
Post a Comment